Ini ada artikel menarik, ada gunanya disimak:
Mengenal sel kanker.
Sel kanker sebenarnya ada pada semua insan. Tapi umumnya ia tidur saja. Sampai suatu saat ada kesempatan, barulah ia bangun. Jadi sel kanker sebenarnya bukan musuh kita tapi bisa diandaikan sebagai remaja yg sedang kumat nakalnya. Maka kiat mengendalikan ya dengan dibujuk untuk kembali tidur, atau sarana yg bikin ia bangun disingkirkan.
Sel kanker bangun jika tubuh ada pada keadaan asam, biasanya karena stres, menderita radang kronis yg berkepanjangan, atau tubuh terpapar radikal bebas, polusi, atau hasil perombakan unsur makanan.
Bagaimana mengendalikan remaja yg sedang kumat nakalnya ini?
1) sel kanker membutuhkan oksigen banyak. Supaya ia tidak kebagian oksigen, anda harus tekun dan rutin berolah raga, aerobik: jalan cepat atau jogging (pakai sepatu olah raga) seminggu 5x setiap kalinya menempuh jarak 3 km dalam waktu 30-40 menit. Dinamakan aerobik sebab saat itu denyut nadi anda menjadi sekitar (220 minus usia) dikalikan 75-85%. Artinya oksigen dipompa deras ke seluruh organ tubuh, terutama otot, otak dan ginjal. Ini membuat sel kanker tidak kebagian oksigen, ia akan ngantuk lalu kembali tidur. Artinya dianggap sudah sembuh.
2) makanan utama sel kanker adalah gula dan semua karbohidrat yg indeks glikemiknya tinggi, artinya dalam waktu kurang dari 10 menit setelah dimakan sudah membuat kadar gula darah naik, misalnya nasi putih, ketela, roti, mie. Gula mutlak harus dipantang, demikian juga semua pemanis buatan. Ganti nasi putih dg nasi yg dari beras pecah kulit atau beras merah. Kentang termasuk yg indeks glikemiknya rendah.
3) sel kanker yg dibanjiri sayur, baik matang maupun mentah (lalap) akan tercekik, sehingga aktivitasnya berhenti, ia masuk ke stadium tidur lagi. Yg namanya sembuh juga. Makanlah sayur banyak2, sebagai gantinya nasi.
4) buah2an mengandung antioksidan yg menetralkan radikal bebas, artinya buah menghambat aktivitas sel kanker. Makanlah buah di luar waktu makan, sehari antara 2-3 porsi.
5) sel kanker tidak bisa mengambil energi dari lemak, sehingga lemak bisa menolong kita memperoleh asupan energi ketika kita harus membatasi asupan karbohidrat.
Lemak bisa berasal dari hewan, tumbuhan seperti kacang2an, alpukat, atau minyak goreng biasa, tapi hanya minyak goreng yg dipakai menggoreng satu kali. Minyak goreng yang dipakai lebih dari sekali menggoreng bisa memicu bangunnya sel kanker. Minyak goreng terbaik adalah yg dari kelapa (virgin coconut oil, minyak kelentik).
5) sumber protein terbaik adakah telur (semua jenis telur ,yg direbus atau ceplok air) , ikan air, tempe, daging ayam terutama yg tidak diberi makan sintetis.
6) suasana asam dalam tubuh yg membangunkan sel kanker disebabkan oleh stress. Jadi, jalani hidup ini dengan penuh kepasrahan, syukuri semua hal walau sekecil apapun, nikmati hidup ini sepenuhnya. Nikmati alam terbuka, misalnya jogging di lokasi yg masih asri di antara sawah dan kebun sambil menikmati alam.
7) jalani hidup spiritualitas yg tinggi, berikan pelayanan dengan penuh sukacita. Bermurah hati, banyak2 beri perhatian kepada orang2 yg bersengsara. Kehidupan spiritualitas yg tinggi membuat suasana tubuh netral atau sedikit alkalis, ini menghilangkan suasana asam, karena dalam kondisi itu tubuh tidak memproduksi hormon stres yg membuat suasana asam, sebaliknya memproduksi endorfin yg memicu rasa bahagia dan menidurkan sel kanker.
8) hindari semua bahan pengawet, pewarna makanan, makanan olahan tinggi gula dan garam, pemanis buatan. Makanlah bahan pangan yg masih segar dan alami saja.
9) perlakukan sel kanker sebagai remaja yg merupakan bagian dalam keluarga anda, jadi tidak usah dimusuhi, ditakuti, dilawan habis2an. Ia adalah bagian dari tubuh anda sendiri, jadi berlakulah ramah kepadanya, katakan: "nak, ayo kembali tidur ya, supaya aku.bisa melayani Tuhan dan sesama".
Selamat melayani .
Tuhan memberkati...
Kamis, 18 Januari 2018
Selasa, 07 November 2017
KARMA BAYAR SECARA TUNAI
Kisah Nyata :
(Wajib baca kalau kita seorang anak Tuhan)
Dikisahkan oleh seorang Pendeta
Pada suatu hari saya pergi ke satu Rumah Panti Jompo,
Seorang saudara meminta bantuan,
agar saya dapat menyalurkan bantuan kepada orang miskin,
Saya belikan kain sarung,
Beli roti, dsb nya
Saya pun pergi ke Panti Jompo yang saya kenal,
Tak usah saya sebut namanya,
Saat sampai kendaraan kami di perkarangan Panti Jompo tsb,
Tiba-tiba ada seorang ibu tua berlari dari asrama (Panti Jompo) mendekati saya,
.
"Ye...
Ye...
Anak aku datang,
Anak aku datang,
Senangnya anak aku datang..."
Saya tidak mengenal beliau siapa,
Ibu itu memeluk saya,
Dia cium saya,
Orang tua itu berkata...
"Nak...
Kenapa tinggalkan ibu disini nak,
Ibu mau pulang...
Ibu rindu rumah kita..."
Saya waktu itu...
Hampir tdk bisa berkata-kata,
Haleluya...
Saya coba mengucapkan kata...
"Bu..."
Saya pegang tanganya,
Saya lihat mukanya,
Dia bilang...
"Sampai hati nak,
Kau tdk mengakui aku ini ibu kamu..."
Bisa saya bayangkan,
Bagaimana perasan beliau begitu rindu pada anak nya,
Saya coba berpura-pura,
Seolah-olah saya adalah anaknya, saya berkata...
"Bu...
Maafkan saya ya..."
Saya pegang tangannya, saya ajak duduk atas kursi,
Saya ambil roti, dl
Dan saya suapkan ke mulutnya,
Tdk terasa menetes air mata dipipi saya,
Coba bayangkan,
Hati seorang ibu yang rindu kepada anaknya,
Jika kita anaknya,
Mengambilkan sepotong roti,
Terus kita suapkan kemulutnya,
Bagaimana perasaan beliau ?..
Bagaimana perasan kita?...
Saya coba usap air matanya yang mengalir dipipinya,
Dia pegang tangan saya,
Haleluya...
Saya bisa merasakan bagaimana perasaan beliau yang begitu rindu kepada anaknya,
Saat saya hendak pulang,
Dia pegang kaki saya sambil berkata...
"Nak...
Jangan tinggalkan ibu lagi nak,
Ibu mau balik,
Ibu mau pulang..."
Akhirnya saya minta izin dengan pihak pengawas panti di situ,
Melihat data beliau ternyata anaknya ada 5 orang,
Yang paling besar
Orangnya memang kaya,
Punya nama besar,
Dan hebat orangnya,
Waktu saya izin pulang,
Dia pegang baju saya,
Dia bilang mau ikut saya pulang,
Saya bilang
"Di mobil ada banyak barang",
"Tidak apa kata ibu itu,
Saya duduk sama barang-barang,
Itu"...
Akhirnya saya izin ke pengelola panti untuk membawa ibu itu selama 5 hari saja,
Pulang sampai ke rumah saya, dan saya berdoa sebentar dan ibu itu ikut berdoa juga di samping saya
Setelah saya selesai berdoa,
Saya tengok air mata beliau jatuh,
Selesai doa kami duduk sambil minum bersama
"Bu...Maafkan saya ya..."
Waktu itu,
Saya tidak membayangkan,
Kalau ibu saya sudah meninggal,
Tapi saya bayangkan ibu ini adalah ibu saya,
Sebab dia rindu pada anak-anaknya,
Di hari ketiga di rumah saya,
Saya bilang...
"Bu...
Kenapa ibu lapisi tangan ibu?,
2 hari yang lalu ibu salam,
Ibu tak lapisi tangan ibu dengan saya,
Kenapa hari ini ibu lapisi tangan ?"
Dia bilang...
"Pak Pendeta
Kau bukan anak saya kan..."
Haleluya...
Tiba-tiba dia sebut nama saya pak Pendeta
Saya bilang...
"Kenapa ibu panggil saya Pendeta
Saya anak ibu..."
Dia berkata...
"Bukan...
Kalau anak saya dia tdk akan seperti ini,
Kalau anak saya dia tidak akan jadi pendeta,
Kalau anak saya dia tidak akan suapin saya makan..."
Bayangkan saudara-saudara bagaimana perasaan ibu ini,
Spontan saya pegang dia,
Saya peluk dia,
Saya menangis,
Saya bilang...
"Bu...
Walaupun ibu bukan ibu saya,
Tapi saya sayang ibu seperti ibu saya..."
Saya pegang tangan ibu ini...
Walaupun bukan ibu saya,
Tapi saya tahu hatinya sangat rindu dekat dengan anaknya,
Waktu itu saya pandang wajahnya,
Saya bilang...
"Bu...
Walaupun ibu saya telah tiada,
Tapi ibu boleh ganti menjadi ibu saya,
Ibu duduklah di sini..."
Saat makan,
Saya suapkan nasi ke mulutnya,
Dia muntahkan balik makan dari mulutnya,
Saya tanya...
"Kenapa bu ?"
Tiba-tiba saya lihat wajahnya pucat,
Saya angkat dia,
Panggil ambulan antar ke rumah sakit,
Waktu di RS,
Saya ambil kepalanya dan saya rebahkan ibu ini,
Dia pegang tangan saya dia berkata:
"Pak Pendeta
Kalau saya mati,
Tolong jangan beritahu seorang pun anak saya,
Kalau saya sudah mati,
Jangan beritahu mereka di mana makam saya,
Kalau mereka tahu di mana kubur saya,
Jangan izinkan dia pegang batu nisan saya ya..."
Saya pegang beliau saya berkata...
"Bu...
Jangan ngomong seperti itu,
Bu..."
Isteri saya menangis di sebelah,
Anak saya juga menangis di sebelah memegang dia,
Kami pegang dia...
"Bu...
Jangan ngomong seperti itu,
Bu..."
Dia geleng kepala,
Rupa-rupanya itulah saat penghujung hayatnya,
Akhirnya dia pun meninggal di atas pangkuan saya di rumah sakit itu,
Dia meninggal dalam pelukan saya,
Saya doakan mudah-mudahan terlahir di alam bahagiaππ
Saudara,
Bila kita masih ada ibu,
Tolonglah taat pada ibu kita,
Jangan durhaka pada ibu kita,
Jangan tinggalkan dia di Panti Jompo,
Saat ibu kita sakit kita jaga dia,
Pijat-pijat kepala dan kaki ibu kita...
Saudara-saudara coba tanya ibu kita...
"Bagaimana penderitaan ibu saat mengandung kita dulu ?
Bagaimana sakitnya ibu saat melahirkan kita dulu ?"
Tanya ibu kita saudara-saudara sekalian...
Kalau kita tanya sudah tentu air mata ibu kita akan jatuh,
Karena itu saudara-saudara suapkanlah makanan pada ibu kita...
Saudara-saudara semua...
Selepas meninggal ibu ini, ternyata berita kematiannya sampai juga kepada anaknya yang sulung,
Anak dia terus telpon saya...
Apa anaknya bilang pada saya di telpon...
"Saya akan bawa anda ke pengadilan,
Saya akan tuntut anda telah membawa keluar ibu saya dari dari Panti Jompo"...
3 tahun dia titipkan ibunya di Panti Jompo, tetapi
dia tdk pernah pergi melihat ibunya
Sebab itu ibunya rindu,
Hingga ibu itu tdk bisa membedakan saya dengan anaknya...
Akhirnya saya tunggu,
Tunggu punya tunggu tidak ada kabar hampir setahun lebih,
Singkat cerita suatu hari saya pergi khotbah di suatu di daerah Tiongkok,
Selesai saya khotbah datang seorang lelaki memeluk saya,
Menangis dalam ruangan
Orang dalam ruangan heran,
Ada apa ini,
Saya tanya pada dia...
"Pak,
Ada apa ini ?
Ada masalah apa...?"
Dia berkata dalam keadaan menangis...
Pak Pendeta
Tolong kasih tahu di mana makam ibu saya
Tolong kasih tahu di mana kubur ibu saya ?"...
Saya bilang...
"Kenapa hari ini baru tanya kubur ibu kamu ?"...
Dia bilang...
"Tolonglah Pendeta
Saya mau jumpa ibu saya Pendeta
Sayalah anak ibu itu yang mau menuntut Pendeta saat itu...
Saya sekarang ini sudah bangkrut Pendeta
Isteri saya mati kecelakaan,
Rumah disita Bank,
Mobil mewah saya semua sudah disita Bank,
Tinggal 1 saja,
Motor tua itu..."
Saya berkata...
"Saya bisa tunjukkan makam ibu kamu,
Tapi dengan 1 syarat,
Kamu jangan pegang batu nisan ibu kamu..."
Sampai di pemakaman,
Tdk sempat saya turun dari mobil,
Dia turun duluan,
Saya lihat didepan mata saya sendiri dia jatuh tersungkur tangannya menjadi hitam, mulutnya tertarik sebelah, yang tadi awalnya tangan dan mulutnya baik-baik saja,
Sambil memanggil-manggil...
"Ibu...
Ibuuu...
Ibuuuuu..."
Tiba-tiba saya angkat dia tdk jauh dari makam ibunya belum sampai ke kubur ibunya,
Dia sudah hembuskan nafas terakhir disamping makam ibunya...
Haleluya...haleluya...
Mengucap panjang saya...
Hukum karma menunjukkan kepada saya,
Dikehidupan ini balasan anak yang durhaka pada ibu dan ayahnya,
Semoga kisah ini menjadi pelajaran di luar sana,
Ambillah hikmat dari kisah di atas,.
"Dan apabila mata ibumu sudah tertutup,
Maka hilanglah satu keberkatan disisi Tuhan.
Yaitu: "Doa Seorang Ibu"
Sekarang kita mempunyai 2 pilihan,
1. Biarkan Tulisan ini berada di hape ini supaya orang lain bisa ikut membacanya,
2. Menyebarkan ke Teman yang lain dengan klik 'Bagikan' supaya orang lain ikut terinpirasi dan mempunyai Kasih.
Silahkan Di Share Ya...
Semoga yang Klik dan Suka Sharekan akan ditambahkan berkatnya,
.
π✔ Muliakanlah orang yang membaca kisah ini
π✔ Lapangkanlah hatinya
π✔Bahagiakanlah keluarganya
π✔ Luaskan berkatnya seluas lautan samudera
π✔ Mudahkan segala urusannya
π✔ Kabulkan cita-citanya
π✔ Jauhkan dari segala Musibah
π✔ Jauhkan dari segala sakit penyakit, fitnah,
prasangka keji,
berkata kasar,
dan kebencian
π✔ Dan semoga yang membaca
Dan merenungkannya kisah ini berkatnya berlimpah-limpah... amin Gbu all.
(Wajib baca kalau kita seorang anak Tuhan)
Dikisahkan oleh seorang Pendeta
Pada suatu hari saya pergi ke satu Rumah Panti Jompo,
Seorang saudara meminta bantuan,
agar saya dapat menyalurkan bantuan kepada orang miskin,
Saya belikan kain sarung,
Beli roti, dsb nya
Saya pun pergi ke Panti Jompo yang saya kenal,
Tak usah saya sebut namanya,
Saat sampai kendaraan kami di perkarangan Panti Jompo tsb,
Tiba-tiba ada seorang ibu tua berlari dari asrama (Panti Jompo) mendekati saya,
.
"Ye...
Ye...
Anak aku datang,
Anak aku datang,
Senangnya anak aku datang..."
Saya tidak mengenal beliau siapa,
Ibu itu memeluk saya,
Dia cium saya,
Orang tua itu berkata...
"Nak...
Kenapa tinggalkan ibu disini nak,
Ibu mau pulang...
Ibu rindu rumah kita..."
Saya waktu itu...
Hampir tdk bisa berkata-kata,
Haleluya...
Saya coba mengucapkan kata...
"Bu..."
Saya pegang tanganya,
Saya lihat mukanya,
Dia bilang...
"Sampai hati nak,
Kau tdk mengakui aku ini ibu kamu..."
Bisa saya bayangkan,
Bagaimana perasan beliau begitu rindu pada anak nya,
Saya coba berpura-pura,
Seolah-olah saya adalah anaknya, saya berkata...
"Bu...
Maafkan saya ya..."
Saya pegang tangannya, saya ajak duduk atas kursi,
Saya ambil roti, dl
Dan saya suapkan ke mulutnya,
Tdk terasa menetes air mata dipipi saya,
Coba bayangkan,
Hati seorang ibu yang rindu kepada anaknya,
Jika kita anaknya,
Mengambilkan sepotong roti,
Terus kita suapkan kemulutnya,
Bagaimana perasaan beliau ?..
Bagaimana perasan kita?...
Saya coba usap air matanya yang mengalir dipipinya,
Dia pegang tangan saya,
Haleluya...
Saya bisa merasakan bagaimana perasaan beliau yang begitu rindu kepada anaknya,
Saat saya hendak pulang,
Dia pegang kaki saya sambil berkata...
"Nak...
Jangan tinggalkan ibu lagi nak,
Ibu mau balik,
Ibu mau pulang..."
Akhirnya saya minta izin dengan pihak pengawas panti di situ,
Melihat data beliau ternyata anaknya ada 5 orang,
Yang paling besar
Orangnya memang kaya,
Punya nama besar,
Dan hebat orangnya,
Waktu saya izin pulang,
Dia pegang baju saya,
Dia bilang mau ikut saya pulang,
Saya bilang
"Di mobil ada banyak barang",
"Tidak apa kata ibu itu,
Saya duduk sama barang-barang,
Itu"...
Akhirnya saya izin ke pengelola panti untuk membawa ibu itu selama 5 hari saja,
Pulang sampai ke rumah saya, dan saya berdoa sebentar dan ibu itu ikut berdoa juga di samping saya
Setelah saya selesai berdoa,
Saya tengok air mata beliau jatuh,
Selesai doa kami duduk sambil minum bersama
"Bu...Maafkan saya ya..."
Waktu itu,
Saya tidak membayangkan,
Kalau ibu saya sudah meninggal,
Tapi saya bayangkan ibu ini adalah ibu saya,
Sebab dia rindu pada anak-anaknya,
Di hari ketiga di rumah saya,
Saya bilang...
"Bu...
Kenapa ibu lapisi tangan ibu?,
2 hari yang lalu ibu salam,
Ibu tak lapisi tangan ibu dengan saya,
Kenapa hari ini ibu lapisi tangan ?"
Dia bilang...
"Pak Pendeta
Kau bukan anak saya kan..."
Haleluya...
Tiba-tiba dia sebut nama saya pak Pendeta
Saya bilang...
"Kenapa ibu panggil saya Pendeta
Saya anak ibu..."
Dia berkata...
"Bukan...
Kalau anak saya dia tdk akan seperti ini,
Kalau anak saya dia tidak akan jadi pendeta,
Kalau anak saya dia tidak akan suapin saya makan..."
Bayangkan saudara-saudara bagaimana perasaan ibu ini,
Spontan saya pegang dia,
Saya peluk dia,
Saya menangis,
Saya bilang...
"Bu...
Walaupun ibu bukan ibu saya,
Tapi saya sayang ibu seperti ibu saya..."
Saya pegang tangan ibu ini...
Walaupun bukan ibu saya,
Tapi saya tahu hatinya sangat rindu dekat dengan anaknya,
Waktu itu saya pandang wajahnya,
Saya bilang...
"Bu...
Walaupun ibu saya telah tiada,
Tapi ibu boleh ganti menjadi ibu saya,
Ibu duduklah di sini..."
Saat makan,
Saya suapkan nasi ke mulutnya,
Dia muntahkan balik makan dari mulutnya,
Saya tanya...
"Kenapa bu ?"
Tiba-tiba saya lihat wajahnya pucat,
Saya angkat dia,
Panggil ambulan antar ke rumah sakit,
Waktu di RS,
Saya ambil kepalanya dan saya rebahkan ibu ini,
Dia pegang tangan saya dia berkata:
"Pak Pendeta
Kalau saya mati,
Tolong jangan beritahu seorang pun anak saya,
Kalau saya sudah mati,
Jangan beritahu mereka di mana makam saya,
Kalau mereka tahu di mana kubur saya,
Jangan izinkan dia pegang batu nisan saya ya..."
Saya pegang beliau saya berkata...
"Bu...
Jangan ngomong seperti itu,
Bu..."
Isteri saya menangis di sebelah,
Anak saya juga menangis di sebelah memegang dia,
Kami pegang dia...
"Bu...
Jangan ngomong seperti itu,
Bu..."
Dia geleng kepala,
Rupa-rupanya itulah saat penghujung hayatnya,
Akhirnya dia pun meninggal di atas pangkuan saya di rumah sakit itu,
Dia meninggal dalam pelukan saya,
Saya doakan mudah-mudahan terlahir di alam bahagiaππ
Saudara,
Bila kita masih ada ibu,
Tolonglah taat pada ibu kita,
Jangan durhaka pada ibu kita,
Jangan tinggalkan dia di Panti Jompo,
Saat ibu kita sakit kita jaga dia,
Pijat-pijat kepala dan kaki ibu kita...
Saudara-saudara coba tanya ibu kita...
"Bagaimana penderitaan ibu saat mengandung kita dulu ?
Bagaimana sakitnya ibu saat melahirkan kita dulu ?"
Tanya ibu kita saudara-saudara sekalian...
Kalau kita tanya sudah tentu air mata ibu kita akan jatuh,
Karena itu saudara-saudara suapkanlah makanan pada ibu kita...
Saudara-saudara semua...
Selepas meninggal ibu ini, ternyata berita kematiannya sampai juga kepada anaknya yang sulung,
Anak dia terus telpon saya...
Apa anaknya bilang pada saya di telpon...
"Saya akan bawa anda ke pengadilan,
Saya akan tuntut anda telah membawa keluar ibu saya dari dari Panti Jompo"...
3 tahun dia titipkan ibunya di Panti Jompo, tetapi
dia tdk pernah pergi melihat ibunya
Sebab itu ibunya rindu,
Hingga ibu itu tdk bisa membedakan saya dengan anaknya...
Akhirnya saya tunggu,
Tunggu punya tunggu tidak ada kabar hampir setahun lebih,
Singkat cerita suatu hari saya pergi khotbah di suatu di daerah Tiongkok,
Selesai saya khotbah datang seorang lelaki memeluk saya,
Menangis dalam ruangan
Orang dalam ruangan heran,
Ada apa ini,
Saya tanya pada dia...
"Pak,
Ada apa ini ?
Ada masalah apa...?"
Dia berkata dalam keadaan menangis...
Pak Pendeta
Tolong kasih tahu di mana makam ibu saya
Tolong kasih tahu di mana kubur ibu saya ?"...
Saya bilang...
"Kenapa hari ini baru tanya kubur ibu kamu ?"...
Dia bilang...
"Tolonglah Pendeta
Saya mau jumpa ibu saya Pendeta
Sayalah anak ibu itu yang mau menuntut Pendeta saat itu...
Saya sekarang ini sudah bangkrut Pendeta
Isteri saya mati kecelakaan,
Rumah disita Bank,
Mobil mewah saya semua sudah disita Bank,
Tinggal 1 saja,
Motor tua itu..."
Saya berkata...
"Saya bisa tunjukkan makam ibu kamu,
Tapi dengan 1 syarat,
Kamu jangan pegang batu nisan ibu kamu..."
Sampai di pemakaman,
Tdk sempat saya turun dari mobil,
Dia turun duluan,
Saya lihat didepan mata saya sendiri dia jatuh tersungkur tangannya menjadi hitam, mulutnya tertarik sebelah, yang tadi awalnya tangan dan mulutnya baik-baik saja,
Sambil memanggil-manggil...
"Ibu...
Ibuuu...
Ibuuuuu..."
Tiba-tiba saya angkat dia tdk jauh dari makam ibunya belum sampai ke kubur ibunya,
Dia sudah hembuskan nafas terakhir disamping makam ibunya...
Haleluya...haleluya...
Mengucap panjang saya...
Hukum karma menunjukkan kepada saya,
Dikehidupan ini balasan anak yang durhaka pada ibu dan ayahnya,
Semoga kisah ini menjadi pelajaran di luar sana,
Ambillah hikmat dari kisah di atas,.
"Dan apabila mata ibumu sudah tertutup,
Maka hilanglah satu keberkatan disisi Tuhan.
Yaitu: "Doa Seorang Ibu"
Sekarang kita mempunyai 2 pilihan,
1. Biarkan Tulisan ini berada di hape ini supaya orang lain bisa ikut membacanya,
2. Menyebarkan ke Teman yang lain dengan klik 'Bagikan' supaya orang lain ikut terinpirasi dan mempunyai Kasih.
Silahkan Di Share Ya...
Semoga yang Klik dan Suka Sharekan akan ditambahkan berkatnya,
.
π✔ Muliakanlah orang yang membaca kisah ini
π✔ Lapangkanlah hatinya
π✔Bahagiakanlah keluarganya
π✔ Luaskan berkatnya seluas lautan samudera
π✔ Mudahkan segala urusannya
π✔ Kabulkan cita-citanya
π✔ Jauhkan dari segala Musibah
π✔ Jauhkan dari segala sakit penyakit, fitnah,
prasangka keji,
berkata kasar,
dan kebencian
π✔ Dan semoga yang membaca
Dan merenungkannya kisah ini berkatnya berlimpah-limpah... amin Gbu all.
Jumat, 13 Oktober 2017
TULISAN BAGUS DARI PROF MAHUD MD
Saya tidak menduga Prof Mahfud menguasai konsep Trinitas sedemikian dalam. Bravo untuk orang terdidik dan cerdas.
Eggi Sudjana, Ormas, dan Konsep Trinitas
Oleh: Mahfud MD
Saya tidak mendedikasikan tulisan ini kepada Eggi Sudjana secara khusus tetapi juga kepada semuanya saja, yang sekedar ingin tahu mengenai konsep Trinitas dalam kristen. Benarkah Umat Kristen menyembah Tiga Tuhan. Dan benarkah hal itu bertentangan dengan Pancasila Sila Pertama.
Saya tahu Eggi Sudjana sedang sangat sibuk. Sibuk mengklarifikasi. Tetapi semoga saja beliau mau meluangkan waktunya barang sebentar, mungkin sebelum tidur untuk membaca tulisan ini. Ini penting agar Eggi Sudjana menjadi tahu.
Tulisan ini adalah bentuk uji intelektual atas pengetahuan ES yang mungkin terbatas itu atas konsep Ketuhanan Yang Maha Esa. (Untuk selanjutnya penulisan nama Eggi Sudjana akan saya singkat menjadi ES. Singkat dan bikin adem).
Ormas vs Agama resmi di Indonesia
Setelah membaca dengan agak komprehensif Perppu 2/2017, saya tidak menemukan hal-hal yang membatasi ruang gerak Ormas. Intinya, asalkan Ormas itu tidak menggangu ketertiban umum dalam hal apapun dan tidak bertentangan dengan ideologi negara, tak ada yang perlu dirisaukan. Berdakwah menyebarkan agama dipersilahkan oleh negara asal sesuai dengan ketentuan. Tapi kalau mau mengotak-atik sistem negara dengan dakwah dan paham yang bertentangan dengan ideologi negara, negara melarang.
Lalu ES mengkaitkan Perppu 2/2017 ini dengan sila pertama dalam Pancasila: Ketuhanan Yang Maha Esa. Bagi ES sila pertama itu berarti Tuhan yang SATU. Bahwa ajaran selain Islam bertentangan dengan Pancasila. Karena menyembah banyak Tuhan. Tidak satu Tuhan seperti Islam. “Kristen itu Tritunggal, Hindu Trimurti, dan Budha..bla bla bla... Nah, konsekuensi hukum dari Perppu Ormas itu menurut ES, jika Perppu itu diterima, maka ajaran selain Islam harus dibubarkan,” demikian kurang lebih kata ES.
Pengetahuan ES itu keliru. Alasannya sangat sederhana. Pertama: Perppu 2/2017 ini sebenarnya diperuntukan untuk Ormas-Ormas yang paham dan ajarannya oleh pemerintah dianggap berbahaya bagi NKRI. Mengancam Bhineka Tunggal Ika. Ingin mengganti ideologi bangsa. Dalam hal ini adalah Ormas HTI. Ormas HTI ini jelas melandaskan diri pada salah satu ajaran Islam. Terbukti ide tentang khilafah itu dan HTI sendiri ditolak oleh MUI. Apakah karena FPI yang katanya berlandaskan Islam, jika berbuat anarkis lalu Islam yang dibubarkan? Tidakkan.
HTI ini Ormas yang ingin menegakkan salah satu ajaran Islam mengenai Khilafah. Tetapi sekaligus pula bahwa di Indonesia tafsir mengenai ide Khilafah itu tidak lagi cocok. Kenapa? Karena Indonesia bukan negara Islam. Jadi apalagi yang mau dibela soal HTI ini, sementara begitu banyak negara Islam di Timur Tengah yang menolak HTI. Itu yang pertama.
Yang kedua: Agama-agama yang disebut ES di Indonesia: Kristen, Hindu, dan Budha, dan Islam sendiri, diakui oleh negara. Ini berarti bahwa agama-agama yang disebut ES itu tidak membahayakan ideologi bangsa. Tidak berpotensi menghancurkan keutuhan NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Oleh sebab itu, negara menjamin hak-hak beragama bagi semua pemeluk agama yang sah itu, agama yang diakui oleh negara. Jadi sangat keliru kalau ES mengatakan bahwa ajaran selain Islam harus dibubarkan bila Perppu 2/2017 diterima. Dua hal ini tidak singkron. Tidak nyambung.
Ajaran atau paham itu sumbernya dari Agama. Bukan Agama yang bersumber dari ajaran. Agama itu induk yang melahirkan ajaran-ajaran. Ajaran itu juga harus ditafsirkan sesuai jaman. Ajaran boleh dihapus jika tidak sesuai dengan kontak jaman. Misal, dalam Islam, hokum berjinah adalah rajam sampai mati. Nah, apakah hokum rajam itu sesuai dengan kontek masa kini dan di Indonesia? Jawabannya tentu saja tidak lagi relevan. Oleh sebab itu, bentuk hukum itu tidak dipakai di Indonesia. Sampai di sini paham ya, ES.
Ketiga, HTI itu adalah Ormas dengan paham radikal. Kenapa saya sebut radikal? Karena ingin mengubah dasar negara kita. Yang tujuannya jelas mengancam kedaulatan NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. HTI dengan sangat gamblang dan vulgar menolak demokrasi, mengatakan demokrasi itu haram. Menolak negara bangsa. Pemimpin tidak dipilih oleh demokrasi dan DPR tetapi oleh alim Ulama. "Itu sudah clear: Gerakan mereka memasukkan ideologi Khilafah mengganti Pancasila," kata Prof. Mahfud.
http://www.viva.co.id/berita/nasional/918922-mahfud-md-hti-memang-ingin-mengganti-Pancasila.
http://nasional.kompas.com/read/2017/07/21/05100001/menurut-mui-ideologi-dan-aktivitas-hti-bertentangan-dengan-Pancasila.
Oke, jika sistem Khilafah itu merupakan ajaran Islam. Tetapi para pendiri bangsa ini sudah sepakat bahwa Indonesia adalah negara bangsa. Dengan Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika sebagai ideologinya. Tidak bisa ideologi itu diganggu gugat. Dengan kata lain tak ada ruang bagi Khilafah di Indonesia.
Sistem Khilafah itukan hanya salah satu dari sekian ajaran Islam, yang ternyata tidak cocok di Indonesia. Masih banyak ajaran-ajaran Islam lainnya yang baik, yang bisa selaras dengan ideologi bangsa. NU dan Muhammadiyah adalah dua organisasi Islam yang telah membuktikan keselarasan Islam dengan ideologi bangsa ini.
Jadi kesimpulan sementara adalah: ES tolong bedakan antara ajaran dengan Agama. Dalam agama ada banyak sekali ajaran-ajarannya, paham-pahamnya. Tidak boleh satu ajaran agama keliru lalu agamanya dibubarkan. Apalagi dasar pembubaran hanya karena konsep ke-Esa-an Tuhan.
Dan yang pasti dalam Sila Pertama negara tidak pernah mempersoalkan konsep keTuhan dalam setiap agama yang dianut oleh warga negara. Yang ditekankan oleh negara adalah berTuhan dalam konsep masing-masing agama. Mau Tuhanya tiga kek, lima kek, bukan urusan negara sejauh tidak bertentangan dengan ideologi bangsa. Yang dipersoalkan negara melalui Perppu 2/17 inikan soal Ormas yang berpaham radikal, ajaran Khilafah HTI yang ingin mengganti ideologi bangsa, mengancam NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Itu pointnya.
Tidak hanya paham dan ajaran HTI kan yang dilarang. "ajaran atau paham yang bertentangan dengan Pancasila' antara lain ajaran ateisme, komunisme/marxisme-leninisme, atau paham lain yang bertujuan mengganti/mengubah
Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Jelaskan pak ES!!
https://news.detik.com/berita/d-3557287/larangan-untuk-Ormas-di-Perppu-217-jadi-lebih-luas-ini-isinya
Konsep Tritunggal dalam Kekristenan: Allah yang satu dan Esa
Nah, ini yang penting. Point inilah yang menjadi dasar ucapan ES bahwa ajaran selain Islam harus dibubarkan karena bertentangan dengan Pancasila: Ketuhanan yang Maha Esa. Bahwa Tuhan dalam agama kristen itu ada tiga maka bertentangan dengan Pancasila yang didefinisikan ES sebagai Tuhan yang tunggal dengan kata ESA.
“Ketuhanan yang Maha Esa” ini tidak lantas berarti Tuhan yang satu. Bahwa setiap orang harus ber-satu Tuhan dalam agama yang harus agama monoteis. Dalam bahasa sangsekerta satu bukanlah ESA melainkan EKA. Karena Frasa Tuhan yang Maha dan Esa jika diartikan Tuhan Yang Maha Satu, kan kurang cocok, kalau mengikuti pikiran ES. Harusnyakan Tuhan yang Maha Eka, bukan Maha ESA. Ini juga hendak menegaskan bahwa seharusnya jika titik berat pada sila pertama ini adalah Tuhan yang satu. Seharusnya sila pertama ini berbunyi “Tuhan Yang Maha Esa (EKA)”. Karena awalan ke dan akhiran an pada kata ‘Ketuhanan” memberi makna baru pada kata itu. kata “Maha” (sansekerta) berarti mulia dan besar. Besar ini bukan dalam satuan ukuran. Melainkan merujuk pada sesuatu yang lebih dari besaran dalam satuan ukuran. Pahamkan kalau saya sebut Tuhan Maha pengasih? Artinya adalah kasih dari Tuhan itu tak terbatas.
ESA/Etad (sansekerta) kata itu lebih menitikberatkan pada arti keberadaan Tuhan itu sendiri. Sedangkan kata Ketuhanan: diberi awalan ke- dan akhiran an. Ini otomatis memberi makna yang baru pada kata itu yakni: mengalami hal dan atau merujuk pada sifat-sifat yang berhubungan dengan Tuhan. Jadi Ke-tuhan-an yang Maha Esa kurang lebih dapat diartikan bahwa kita harus beriman pada Tuhan yang memiliki sifat adil, baik, mulia, bijaksana. Sifat Tuhan yang Maha Mulia, maha Agung, Maha segalanya. Percaya bahwa Tuhan itu ada. Dengan percaya kepada Tuhan penganutnya diharapkan memiliki rasa adil dan rasa kemanusiaan yang tinggi terhadap sesamanya.
Jadi pak ES, Ketuhanan Yang Maha Esa ini tidak bisa merujuk pada jumlah Tuhan hanya karena kata “Esa”. Bahwa Tuhan yang disembah harus satu. Tetapi kepada beriman kepada Tuhan. Tidak ateis!
https://oktavianipratama.wordpress.com/matakuliah-umum/kewarganegaraan/arti-dan-makna-sila-ketuhanan-yang-maha-esa/
Sekarang kita ke persoalan Trinitas. Ini agak berat pak ES. Jadi simak baik-baik.
Sebenarnya konsep Trinitas ini tidak mudah dipahami. Juga oleh penganut agama katolik itu sendiri. Mereka kadang kesulitan memahami, mencerna dan bagaimana menjelaskan Trinitas ini. Satu Tuhan dalam tiga pribadi. Nah, apalagi orang yang bukan Katolik.
Inti paling mendasar dalam beragama katolik itu adalah iman. Ketebukaan hati dan kemauan untuk mengakui keterbatasan akal manusia sangat penting untuk dapat memahami sedikit misteri Allah. Namun bukan berarti bahwa iman itu tidak logis atau tidak dapat diterima akal budi pikiran manusia. Demikian pula konsep Trinitas. Bukan berarti konsep itu tidak masuk akal. Ia dapat dijelaskan. Namun butuh peran serta iman dalam menjelaskan-Nya. Karena Tuhan itu Maha. Tak sanggup akal manusia menjelaskan misteri Tuhan.
Analogi matahari mungkin bisa menjelaskan sedikit tentang konsep Trinitas ini. lihatlah Matahari. Matahari hanya SATU. Tetapi terdiri dari cahaya dan panasnya. Cahaya dan panas matahari memiliki peran (pribadi) yang berbeda. Tetapi Matahari itu tetaplah Matahari yang SATU. Bisakah kita memisahkan cahaya dari Matahari? Atau memisahkan panas matahari dari Matahari itu?
Kita berterima kasih kepada cahaya matahari: “terima kasih cahaya, berkat kamu saya bisa melihat keindahan sekeliling saya dan dunia ini”. Nah, apakah dengan berterima kasih kepada cahaya itu kita lalu menafikan, mengesampingkan Matahari itu sendiri? Tidakkan? Berterima kasih kepada cahaya secara otomatis pula berterima kasih kepada Matahari, yang telah memberikan cahayanya ke dunia ini. Ingat ini adalah analogi yang sangat sederhana dan terbatas untuk menjelaskan ke-Maha-an Allah Tritunggal.
Ajaran atau konsep Trinitas ini tidak asal muncul begitu saja. Melainkan memiliki dasar yang kokoh dalam Kitab Suci dan Ajaran Gereja: Dogma.
Untuk menjelaskan mengenai konsep Trinitas ini, saya akan mengutip cukup banyak dari ttp://www.katolisitas.org/trinitas-satu-tuhan-dalam-tiga-pribadi/. dengan tidak merubah atau menambah kata. Silahkan mempir ke situs tersebut untuk mempelajari hal ini dengan lebih komprehensif.
““Aku dan Bapa adalah satu” (Yoh 10:30); “Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa…” (Yoh 14:9). Yesus juga menyatakan keberadaan Diri-Nya yang telah ada bersama-sama dengan Allah Bapa sebelum penciptaan dunia (lih. Yoh 17:5). Kristus adalah sang Sabda/ Firman, yang ada bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah, dan oleh-Nya segala sesuatu dijadikan (Yoh 1:1-3). Tidak mungkin Yesus menjadikan segala sesuatu, jika Ia bukan Allah sendiri.
“Selain menyatakan kesatuan-Nya dengan Allah Bapa, Yesus juga menyatakan kesatuan-Nya dengan Roh Kudus, yaitu Roh yang dijanjikan-Nya kepada para murid-Nya dan disebutNya sebagai Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, (lih. Yoh 15:26). Roh ini juga adalah Roh Yesus sendiri, sebab Ia adalah Kebenaran (lih. Yoh 14:6).”
“Selanjutnya, kita melihat pengajaran dari para Rasul yang menyatakan kembali pengajaran Yesus ini, contohnya, Rasul Yohanes yang mengajarkan bahwa Bapa, Firman (yang adalah Yesus Kristus), dan Roh Kudus adalah satu (lih 1 Yoh 5:7); demikian juga pengajaran Petrus (lih. 1 Pet:1-2; 2 Pet 1:2); dan Paulus (lih. 1Kor 1:2-10; 1Kor 8:6; Ef 1:3-14). Rasul Paulus”
Juga dari sejarah gereja: Dogma Tentang Tritunggal Maha Kudus “Konsili Nicea (325): Credo Nicea: “…Kristus itu sehakekat dengan Allah Bapa, Allah dari Allah, Terang dari Terang, Allah benar dari Allah benar …”)),
Berikut ini adalah Dogma tentang Tritunggal Maha Kudus menurut Katekismus Gereja Katolik, yang telah berakar dari jaman jemaat awal:
1. Tritunggal adalah Allah yang satu. ((Lihat KGK 253)) Pribadi ini tidak membagi-bagi ke-Allahan seolah masing-masing menjadi sepertiga, namun mereka adalah ‘sepenuhnya dan seluruhnya’. Bapa adalah yang sama seperti Putera, Putera yang sama seperti Bapa; dan Bapa dan Putera adalah yang sama seperti Roh Kudus, yaitu satu Allah dengan kodrat yang sama. Karena kesatuan ini, maka Bapa seluruhnya ada di dalam Putera, seluruhnya ada dalam Roh Kudus; Putera seluruhnya ada di dalam Bapa, dan seluruhnya ada dalam Roh Kudus; Roh Kudus ada seluruhnya di dalam Bapa, dan seluruhnya di dalam Putera.
2. Ketiga Pribadi ini berbeda secara real satu sama lain, yaitu di dalam hal hubungan asalnya: yaitu Allah Bapa yang ‘melahirkan’, Allah Putera yang dilahirkan, Roh Kudus yang dihembuskan. ((Lihat KGK 254))
3. Ketiga Pribadi ini berhubungan satu dengan yang lainnya. Perbedaan dalam hal asal tersebut tidak membagi kesatuan ilahi, namun malah menunjukkan hubungan timbal balik antar Pribadi Allah tersebut. Bapa dihubungkan dengan Putera, Putera dengan Bapa, dan Roh Kudus dihubungkan dengan keduanya. Hakekat mereka adalah satu, yaitu Allah. ((Lihat KGK 255))
Selain dari Kitab Suci dan Dogma gereja sebagai dasar konsep Trinitas ini, yang sekaligus pula menjelaskannya, Filsafat yang sangat erat kaitannya dengan akal budi juga bisa dipakai untuk menjelaskan hal ini : Arti ‘substansi/ hakekat’ dan ‘pribadi’:
Mari kita lihat pada diri kita sendiri. ‘Substansi’ (kadang diterjemahkan sebagai hakekat/ kodrat) dari diri kita adalah ‘manusia’. Kodrat sebagai manusia ini adalah sama untuk semua orang. Tetapi jika kita menyebut ‘pribadi’ maka kita tidak dapat menyamakan orang yang satu dengan yang lain, karena setiap pribadi itu adalah unik. Dalam bahasa sehari-hari, pribadikita masing-masing diwakili oleh kata ‘aku’ (atau ‘I’ dalam bahasa Inggris), di mana ‘aku’ yang satu berbeda dengan ‘aku’ yang lain. Sedangkan, substansi/ hakekat kita diwakili dengan kata ‘manusia’ (atau ‘human’).
Analogi yang paling mirip (walaupun tentu tak sepenuhnya menjelaskan misteri Allah ini) adalah kesatuan antara jiwa dan tubuh dalam diri kita. Tanpa jiwa, kita bukan manusia, tanpa tubuh, kita juga bukan manusia. Kesatuan antara jiwa dan tubuh kita membentuk hakekat kita sebagai manusia, dan dengan sifat-sifat tertentu membentuk kita sebagai pribadi.
Dengan prinsip yang sama, maka di dalam Trinitas, substansi/hakekat yang ada adalah satu, yaitu Tuhan, sedangkan di dalam kesatuan tersebut terdapat tiga Pribadi: ada tiga ‘Aku’, yaitu Bapa. Putera dan Roh Kudus. Tiga pribadi manusia tidak dapat menyamai makna Trinitas, karena di dalam tiga orang manusia, terdapat tiga “kejadian”/ ‘instances‘ kodrat manusia; sedangkan di dalam tiga Pribadi ilahi, terdapat hanya satu kodrat Allah, yang identik dengan ketiga Pribadi tersebut. Dengan demikian, ketiga Pribadi Allah mempunyai kesamaan hakekat Allah yang sempurna, sehingga ketiganya membentuk kesatuan yang sempurna. Yang membedakan Pribadi yang satu dengan yang lainnya hanyalah terletak dalam hal hubungan timbal balik antara ketiganya. ((Lihat KGK 252.))
Memang pada akhirnya, Trinitas hanya dapat dipahami dalam kacamata iman, karena ini adalah suatu misteri ((KGK 237.)), meskipun ada banyak hal juga yang dapat kita ketahui dalam misteri tersebut. Manusia dengan pemikiran sendiri memang tidak akan dapat mencapai pemahaman sempurna tentang misteri Trinitas, walaupun misteri itu sudah diwahyukan Allah kepada manusia. Namun demikian, kita dapat mulai memahaminya dengan mempelajari dan merenungkan Sabda Allah dalam Kitab Suci, pengajaran para Bapa Gereja dan Tradisi Suci yang ditetapkan oleh Magisterium (seperti hasil Konsili), juga dengan bantuan filosofi dan analogi seperti diuraikan di atas. Selanjutnya, pemahaman kita akan kehidupan Trinitas akan bertambah jika kita mengambil bagian di dalam kasih Trinitas itu, seperti yang dikehendaki oleh Tuhan.”
Masih cukup panjang sebenarnya penjelasan mengenai konsep Trinitas ini. Butuh waktu khusus agar ES bisa mengerti. Tapi baiklah, dari tulisan singkat ini seharusnya ES menjadi dan pembaca sekalian menjadi tahu bahwa kristen tidak menyembah tiga Tuhan. Umat Kristen menyembah SATU TUHAN dalam TIGA PRIBADI. Agama Kristen itu adalah Agama Monoteis. Menyembah SATU Tuhan, satu Allah. Ajarannya mengenai Trinitas adalah misteri iman, iman kami.
Konsekwensi dari Kristen agama yang monoteis adalah agama kristen TIDAK BERTENTANGAN DENGAN PANCASILA, seperti yang ES tuduhkan.
Saya menyadari bahwa kesalahpahaman ini lebih kepada ketidaktahuan dan ketidakmengertian ES pada konsep Trinitas. Tidak apa-apa. Umat kristen itu sudah “matang”. Tak mudah marah. Hal-hal begini, kesalahpahaman seperti ini sudah terjadi sejak ratusan tahun lalu. Hanya sangat disayangkan hal ini terjadi mengingat bahwa ES adalah pengecara. Sebuah profesi yang menuntut keluasan wawasan yang berbasis fakta dan data. Dan Semoga ES paham.
Sekian.
Eggi Sudjana, Ormas, dan Konsep Trinitas
Oleh: Mahfud MD
Saya tidak mendedikasikan tulisan ini kepada Eggi Sudjana secara khusus tetapi juga kepada semuanya saja, yang sekedar ingin tahu mengenai konsep Trinitas dalam kristen. Benarkah Umat Kristen menyembah Tiga Tuhan. Dan benarkah hal itu bertentangan dengan Pancasila Sila Pertama.
Saya tahu Eggi Sudjana sedang sangat sibuk. Sibuk mengklarifikasi. Tetapi semoga saja beliau mau meluangkan waktunya barang sebentar, mungkin sebelum tidur untuk membaca tulisan ini. Ini penting agar Eggi Sudjana menjadi tahu.
Tulisan ini adalah bentuk uji intelektual atas pengetahuan ES yang mungkin terbatas itu atas konsep Ketuhanan Yang Maha Esa. (Untuk selanjutnya penulisan nama Eggi Sudjana akan saya singkat menjadi ES. Singkat dan bikin adem).
Ormas vs Agama resmi di Indonesia
Setelah membaca dengan agak komprehensif Perppu 2/2017, saya tidak menemukan hal-hal yang membatasi ruang gerak Ormas. Intinya, asalkan Ormas itu tidak menggangu ketertiban umum dalam hal apapun dan tidak bertentangan dengan ideologi negara, tak ada yang perlu dirisaukan. Berdakwah menyebarkan agama dipersilahkan oleh negara asal sesuai dengan ketentuan. Tapi kalau mau mengotak-atik sistem negara dengan dakwah dan paham yang bertentangan dengan ideologi negara, negara melarang.
Lalu ES mengkaitkan Perppu 2/2017 ini dengan sila pertama dalam Pancasila: Ketuhanan Yang Maha Esa. Bagi ES sila pertama itu berarti Tuhan yang SATU. Bahwa ajaran selain Islam bertentangan dengan Pancasila. Karena menyembah banyak Tuhan. Tidak satu Tuhan seperti Islam. “Kristen itu Tritunggal, Hindu Trimurti, dan Budha..bla bla bla... Nah, konsekuensi hukum dari Perppu Ormas itu menurut ES, jika Perppu itu diterima, maka ajaran selain Islam harus dibubarkan,” demikian kurang lebih kata ES.
Pengetahuan ES itu keliru. Alasannya sangat sederhana. Pertama: Perppu 2/2017 ini sebenarnya diperuntukan untuk Ormas-Ormas yang paham dan ajarannya oleh pemerintah dianggap berbahaya bagi NKRI. Mengancam Bhineka Tunggal Ika. Ingin mengganti ideologi bangsa. Dalam hal ini adalah Ormas HTI. Ormas HTI ini jelas melandaskan diri pada salah satu ajaran Islam. Terbukti ide tentang khilafah itu dan HTI sendiri ditolak oleh MUI. Apakah karena FPI yang katanya berlandaskan Islam, jika berbuat anarkis lalu Islam yang dibubarkan? Tidakkan.
HTI ini Ormas yang ingin menegakkan salah satu ajaran Islam mengenai Khilafah. Tetapi sekaligus pula bahwa di Indonesia tafsir mengenai ide Khilafah itu tidak lagi cocok. Kenapa? Karena Indonesia bukan negara Islam. Jadi apalagi yang mau dibela soal HTI ini, sementara begitu banyak negara Islam di Timur Tengah yang menolak HTI. Itu yang pertama.
Yang kedua: Agama-agama yang disebut ES di Indonesia: Kristen, Hindu, dan Budha, dan Islam sendiri, diakui oleh negara. Ini berarti bahwa agama-agama yang disebut ES itu tidak membahayakan ideologi bangsa. Tidak berpotensi menghancurkan keutuhan NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Oleh sebab itu, negara menjamin hak-hak beragama bagi semua pemeluk agama yang sah itu, agama yang diakui oleh negara. Jadi sangat keliru kalau ES mengatakan bahwa ajaran selain Islam harus dibubarkan bila Perppu 2/2017 diterima. Dua hal ini tidak singkron. Tidak nyambung.
Ajaran atau paham itu sumbernya dari Agama. Bukan Agama yang bersumber dari ajaran. Agama itu induk yang melahirkan ajaran-ajaran. Ajaran itu juga harus ditafsirkan sesuai jaman. Ajaran boleh dihapus jika tidak sesuai dengan kontak jaman. Misal, dalam Islam, hokum berjinah adalah rajam sampai mati. Nah, apakah hokum rajam itu sesuai dengan kontek masa kini dan di Indonesia? Jawabannya tentu saja tidak lagi relevan. Oleh sebab itu, bentuk hukum itu tidak dipakai di Indonesia. Sampai di sini paham ya, ES.
Ketiga, HTI itu adalah Ormas dengan paham radikal. Kenapa saya sebut radikal? Karena ingin mengubah dasar negara kita. Yang tujuannya jelas mengancam kedaulatan NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. HTI dengan sangat gamblang dan vulgar menolak demokrasi, mengatakan demokrasi itu haram. Menolak negara bangsa. Pemimpin tidak dipilih oleh demokrasi dan DPR tetapi oleh alim Ulama. "Itu sudah clear: Gerakan mereka memasukkan ideologi Khilafah mengganti Pancasila," kata Prof. Mahfud.
http://www.viva.co.id/berita/nasional/918922-mahfud-md-hti-memang-ingin-mengganti-Pancasila.
http://nasional.kompas.com/read/2017/07/21/05100001/menurut-mui-ideologi-dan-aktivitas-hti-bertentangan-dengan-Pancasila.
Oke, jika sistem Khilafah itu merupakan ajaran Islam. Tetapi para pendiri bangsa ini sudah sepakat bahwa Indonesia adalah negara bangsa. Dengan Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika sebagai ideologinya. Tidak bisa ideologi itu diganggu gugat. Dengan kata lain tak ada ruang bagi Khilafah di Indonesia.
Sistem Khilafah itukan hanya salah satu dari sekian ajaran Islam, yang ternyata tidak cocok di Indonesia. Masih banyak ajaran-ajaran Islam lainnya yang baik, yang bisa selaras dengan ideologi bangsa. NU dan Muhammadiyah adalah dua organisasi Islam yang telah membuktikan keselarasan Islam dengan ideologi bangsa ini.
Jadi kesimpulan sementara adalah: ES tolong bedakan antara ajaran dengan Agama. Dalam agama ada banyak sekali ajaran-ajarannya, paham-pahamnya. Tidak boleh satu ajaran agama keliru lalu agamanya dibubarkan. Apalagi dasar pembubaran hanya karena konsep ke-Esa-an Tuhan.
Dan yang pasti dalam Sila Pertama negara tidak pernah mempersoalkan konsep keTuhan dalam setiap agama yang dianut oleh warga negara. Yang ditekankan oleh negara adalah berTuhan dalam konsep masing-masing agama. Mau Tuhanya tiga kek, lima kek, bukan urusan negara sejauh tidak bertentangan dengan ideologi bangsa. Yang dipersoalkan negara melalui Perppu 2/17 inikan soal Ormas yang berpaham radikal, ajaran Khilafah HTI yang ingin mengganti ideologi bangsa, mengancam NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Itu pointnya.
Tidak hanya paham dan ajaran HTI kan yang dilarang. "ajaran atau paham yang bertentangan dengan Pancasila' antara lain ajaran ateisme, komunisme/marxisme-leninisme, atau paham lain yang bertujuan mengganti/mengubah
Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Jelaskan pak ES!!
https://news.detik.com/berita/d-3557287/larangan-untuk-Ormas-di-Perppu-217-jadi-lebih-luas-ini-isinya
Konsep Tritunggal dalam Kekristenan: Allah yang satu dan Esa
Nah, ini yang penting. Point inilah yang menjadi dasar ucapan ES bahwa ajaran selain Islam harus dibubarkan karena bertentangan dengan Pancasila: Ketuhanan yang Maha Esa. Bahwa Tuhan dalam agama kristen itu ada tiga maka bertentangan dengan Pancasila yang didefinisikan ES sebagai Tuhan yang tunggal dengan kata ESA.
“Ketuhanan yang Maha Esa” ini tidak lantas berarti Tuhan yang satu. Bahwa setiap orang harus ber-satu Tuhan dalam agama yang harus agama monoteis. Dalam bahasa sangsekerta satu bukanlah ESA melainkan EKA. Karena Frasa Tuhan yang Maha dan Esa jika diartikan Tuhan Yang Maha Satu, kan kurang cocok, kalau mengikuti pikiran ES. Harusnyakan Tuhan yang Maha Eka, bukan Maha ESA. Ini juga hendak menegaskan bahwa seharusnya jika titik berat pada sila pertama ini adalah Tuhan yang satu. Seharusnya sila pertama ini berbunyi “Tuhan Yang Maha Esa (EKA)”. Karena awalan ke dan akhiran an pada kata ‘Ketuhanan” memberi makna baru pada kata itu. kata “Maha” (sansekerta) berarti mulia dan besar. Besar ini bukan dalam satuan ukuran. Melainkan merujuk pada sesuatu yang lebih dari besaran dalam satuan ukuran. Pahamkan kalau saya sebut Tuhan Maha pengasih? Artinya adalah kasih dari Tuhan itu tak terbatas.
ESA/Etad (sansekerta) kata itu lebih menitikberatkan pada arti keberadaan Tuhan itu sendiri. Sedangkan kata Ketuhanan: diberi awalan ke- dan akhiran an. Ini otomatis memberi makna yang baru pada kata itu yakni: mengalami hal dan atau merujuk pada sifat-sifat yang berhubungan dengan Tuhan. Jadi Ke-tuhan-an yang Maha Esa kurang lebih dapat diartikan bahwa kita harus beriman pada Tuhan yang memiliki sifat adil, baik, mulia, bijaksana. Sifat Tuhan yang Maha Mulia, maha Agung, Maha segalanya. Percaya bahwa Tuhan itu ada. Dengan percaya kepada Tuhan penganutnya diharapkan memiliki rasa adil dan rasa kemanusiaan yang tinggi terhadap sesamanya.
Jadi pak ES, Ketuhanan Yang Maha Esa ini tidak bisa merujuk pada jumlah Tuhan hanya karena kata “Esa”. Bahwa Tuhan yang disembah harus satu. Tetapi kepada beriman kepada Tuhan. Tidak ateis!
https://oktavianipratama.wordpress.com/matakuliah-umum/kewarganegaraan/arti-dan-makna-sila-ketuhanan-yang-maha-esa/
Sekarang kita ke persoalan Trinitas. Ini agak berat pak ES. Jadi simak baik-baik.
Sebenarnya konsep Trinitas ini tidak mudah dipahami. Juga oleh penganut agama katolik itu sendiri. Mereka kadang kesulitan memahami, mencerna dan bagaimana menjelaskan Trinitas ini. Satu Tuhan dalam tiga pribadi. Nah, apalagi orang yang bukan Katolik.
Inti paling mendasar dalam beragama katolik itu adalah iman. Ketebukaan hati dan kemauan untuk mengakui keterbatasan akal manusia sangat penting untuk dapat memahami sedikit misteri Allah. Namun bukan berarti bahwa iman itu tidak logis atau tidak dapat diterima akal budi pikiran manusia. Demikian pula konsep Trinitas. Bukan berarti konsep itu tidak masuk akal. Ia dapat dijelaskan. Namun butuh peran serta iman dalam menjelaskan-Nya. Karena Tuhan itu Maha. Tak sanggup akal manusia menjelaskan misteri Tuhan.
Analogi matahari mungkin bisa menjelaskan sedikit tentang konsep Trinitas ini. lihatlah Matahari. Matahari hanya SATU. Tetapi terdiri dari cahaya dan panasnya. Cahaya dan panas matahari memiliki peran (pribadi) yang berbeda. Tetapi Matahari itu tetaplah Matahari yang SATU. Bisakah kita memisahkan cahaya dari Matahari? Atau memisahkan panas matahari dari Matahari itu?
Kita berterima kasih kepada cahaya matahari: “terima kasih cahaya, berkat kamu saya bisa melihat keindahan sekeliling saya dan dunia ini”. Nah, apakah dengan berterima kasih kepada cahaya itu kita lalu menafikan, mengesampingkan Matahari itu sendiri? Tidakkan? Berterima kasih kepada cahaya secara otomatis pula berterima kasih kepada Matahari, yang telah memberikan cahayanya ke dunia ini. Ingat ini adalah analogi yang sangat sederhana dan terbatas untuk menjelaskan ke-Maha-an Allah Tritunggal.
Ajaran atau konsep Trinitas ini tidak asal muncul begitu saja. Melainkan memiliki dasar yang kokoh dalam Kitab Suci dan Ajaran Gereja: Dogma.
Untuk menjelaskan mengenai konsep Trinitas ini, saya akan mengutip cukup banyak dari ttp://www.katolisitas.org/trinitas-satu-tuhan-dalam-tiga-pribadi/. dengan tidak merubah atau menambah kata. Silahkan mempir ke situs tersebut untuk mempelajari hal ini dengan lebih komprehensif.
““Aku dan Bapa adalah satu” (Yoh 10:30); “Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa…” (Yoh 14:9). Yesus juga menyatakan keberadaan Diri-Nya yang telah ada bersama-sama dengan Allah Bapa sebelum penciptaan dunia (lih. Yoh 17:5). Kristus adalah sang Sabda/ Firman, yang ada bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah, dan oleh-Nya segala sesuatu dijadikan (Yoh 1:1-3). Tidak mungkin Yesus menjadikan segala sesuatu, jika Ia bukan Allah sendiri.
“Selain menyatakan kesatuan-Nya dengan Allah Bapa, Yesus juga menyatakan kesatuan-Nya dengan Roh Kudus, yaitu Roh yang dijanjikan-Nya kepada para murid-Nya dan disebutNya sebagai Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, (lih. Yoh 15:26). Roh ini juga adalah Roh Yesus sendiri, sebab Ia adalah Kebenaran (lih. Yoh 14:6).”
“Selanjutnya, kita melihat pengajaran dari para Rasul yang menyatakan kembali pengajaran Yesus ini, contohnya, Rasul Yohanes yang mengajarkan bahwa Bapa, Firman (yang adalah Yesus Kristus), dan Roh Kudus adalah satu (lih 1 Yoh 5:7); demikian juga pengajaran Petrus (lih. 1 Pet:1-2; 2 Pet 1:2); dan Paulus (lih. 1Kor 1:2-10; 1Kor 8:6; Ef 1:3-14). Rasul Paulus”
Juga dari sejarah gereja: Dogma Tentang Tritunggal Maha Kudus “Konsili Nicea (325): Credo Nicea: “…Kristus itu sehakekat dengan Allah Bapa, Allah dari Allah, Terang dari Terang, Allah benar dari Allah benar …”)),
Berikut ini adalah Dogma tentang Tritunggal Maha Kudus menurut Katekismus Gereja Katolik, yang telah berakar dari jaman jemaat awal:
1. Tritunggal adalah Allah yang satu. ((Lihat KGK 253)) Pribadi ini tidak membagi-bagi ke-Allahan seolah masing-masing menjadi sepertiga, namun mereka adalah ‘sepenuhnya dan seluruhnya’. Bapa adalah yang sama seperti Putera, Putera yang sama seperti Bapa; dan Bapa dan Putera adalah yang sama seperti Roh Kudus, yaitu satu Allah dengan kodrat yang sama. Karena kesatuan ini, maka Bapa seluruhnya ada di dalam Putera, seluruhnya ada dalam Roh Kudus; Putera seluruhnya ada di dalam Bapa, dan seluruhnya ada dalam Roh Kudus; Roh Kudus ada seluruhnya di dalam Bapa, dan seluruhnya di dalam Putera.
2. Ketiga Pribadi ini berbeda secara real satu sama lain, yaitu di dalam hal hubungan asalnya: yaitu Allah Bapa yang ‘melahirkan’, Allah Putera yang dilahirkan, Roh Kudus yang dihembuskan. ((Lihat KGK 254))
3. Ketiga Pribadi ini berhubungan satu dengan yang lainnya. Perbedaan dalam hal asal tersebut tidak membagi kesatuan ilahi, namun malah menunjukkan hubungan timbal balik antar Pribadi Allah tersebut. Bapa dihubungkan dengan Putera, Putera dengan Bapa, dan Roh Kudus dihubungkan dengan keduanya. Hakekat mereka adalah satu, yaitu Allah. ((Lihat KGK 255))
Selain dari Kitab Suci dan Dogma gereja sebagai dasar konsep Trinitas ini, yang sekaligus pula menjelaskannya, Filsafat yang sangat erat kaitannya dengan akal budi juga bisa dipakai untuk menjelaskan hal ini : Arti ‘substansi/ hakekat’ dan ‘pribadi’:
Mari kita lihat pada diri kita sendiri. ‘Substansi’ (kadang diterjemahkan sebagai hakekat/ kodrat) dari diri kita adalah ‘manusia’. Kodrat sebagai manusia ini adalah sama untuk semua orang. Tetapi jika kita menyebut ‘pribadi’ maka kita tidak dapat menyamakan orang yang satu dengan yang lain, karena setiap pribadi itu adalah unik. Dalam bahasa sehari-hari, pribadikita masing-masing diwakili oleh kata ‘aku’ (atau ‘I’ dalam bahasa Inggris), di mana ‘aku’ yang satu berbeda dengan ‘aku’ yang lain. Sedangkan, substansi/ hakekat kita diwakili dengan kata ‘manusia’ (atau ‘human’).
Analogi yang paling mirip (walaupun tentu tak sepenuhnya menjelaskan misteri Allah ini) adalah kesatuan antara jiwa dan tubuh dalam diri kita. Tanpa jiwa, kita bukan manusia, tanpa tubuh, kita juga bukan manusia. Kesatuan antara jiwa dan tubuh kita membentuk hakekat kita sebagai manusia, dan dengan sifat-sifat tertentu membentuk kita sebagai pribadi.
Dengan prinsip yang sama, maka di dalam Trinitas, substansi/hakekat yang ada adalah satu, yaitu Tuhan, sedangkan di dalam kesatuan tersebut terdapat tiga Pribadi: ada tiga ‘Aku’, yaitu Bapa. Putera dan Roh Kudus. Tiga pribadi manusia tidak dapat menyamai makna Trinitas, karena di dalam tiga orang manusia, terdapat tiga “kejadian”/ ‘instances‘ kodrat manusia; sedangkan di dalam tiga Pribadi ilahi, terdapat hanya satu kodrat Allah, yang identik dengan ketiga Pribadi tersebut. Dengan demikian, ketiga Pribadi Allah mempunyai kesamaan hakekat Allah yang sempurna, sehingga ketiganya membentuk kesatuan yang sempurna. Yang membedakan Pribadi yang satu dengan yang lainnya hanyalah terletak dalam hal hubungan timbal balik antara ketiganya. ((Lihat KGK 252.))
Memang pada akhirnya, Trinitas hanya dapat dipahami dalam kacamata iman, karena ini adalah suatu misteri ((KGK 237.)), meskipun ada banyak hal juga yang dapat kita ketahui dalam misteri tersebut. Manusia dengan pemikiran sendiri memang tidak akan dapat mencapai pemahaman sempurna tentang misteri Trinitas, walaupun misteri itu sudah diwahyukan Allah kepada manusia. Namun demikian, kita dapat mulai memahaminya dengan mempelajari dan merenungkan Sabda Allah dalam Kitab Suci, pengajaran para Bapa Gereja dan Tradisi Suci yang ditetapkan oleh Magisterium (seperti hasil Konsili), juga dengan bantuan filosofi dan analogi seperti diuraikan di atas. Selanjutnya, pemahaman kita akan kehidupan Trinitas akan bertambah jika kita mengambil bagian di dalam kasih Trinitas itu, seperti yang dikehendaki oleh Tuhan.”
Masih cukup panjang sebenarnya penjelasan mengenai konsep Trinitas ini. Butuh waktu khusus agar ES bisa mengerti. Tapi baiklah, dari tulisan singkat ini seharusnya ES menjadi dan pembaca sekalian menjadi tahu bahwa kristen tidak menyembah tiga Tuhan. Umat Kristen menyembah SATU TUHAN dalam TIGA PRIBADI. Agama Kristen itu adalah Agama Monoteis. Menyembah SATU Tuhan, satu Allah. Ajarannya mengenai Trinitas adalah misteri iman, iman kami.
Konsekwensi dari Kristen agama yang monoteis adalah agama kristen TIDAK BERTENTANGAN DENGAN PANCASILA, seperti yang ES tuduhkan.
Saya menyadari bahwa kesalahpahaman ini lebih kepada ketidaktahuan dan ketidakmengertian ES pada konsep Trinitas. Tidak apa-apa. Umat kristen itu sudah “matang”. Tak mudah marah. Hal-hal begini, kesalahpahaman seperti ini sudah terjadi sejak ratusan tahun lalu. Hanya sangat disayangkan hal ini terjadi mengingat bahwa ES adalah pengecara. Sebuah profesi yang menuntut keluasan wawasan yang berbasis fakta dan data. Dan Semoga ES paham.
Sekian.
Kamis, 05 Oktober 2017
Bisnis monyet
⏰π Another Monkeys ππ
(Jangan tertipu bisnis spt ini)
Suatu hari di sebuah desa, seorang yang kaya raya mengumumkan akan membeli monyet dengan harga Rp. 50,000,- per ekor. Padahal monyet disana sama sekali tak ada harganya karena jumlahnya yang banyak dan kerap dianggap sebagai hama pemakan tanaman buah-buahan.
Para penduduk desa yang menyadari bahwa banyak monyet disekitar desa
pun kemudian mulai masuk hutan dan menangkapinya satu persatu.
Kemudian si Orang Kaya membeli ribuan ekor monyet dengan harga Rp
50,000,- . Karena penangkapan secara besar-besaran akhirnya
monyet-monyet semakin sulit dicari, penduduk desa pun menghentikan
usahanya untuk menangkapi monyet-monyet tersebut..
Maka si Orang Kaya pun sekali lagi kembali untuk mengumumkan akan
membeli monyet dengan harga Rp 100,000 per ekor. Tentu saja hal ini
memberi semangat dan "angin segar" bagi penduduk desa untuk kemudian mulai untuk menangkapi monyet lagi. Tak berapa lama, jumlah monyet pun semakin sedikit dari hari ke hari dan semakin sulit dicari, kemudian penduduk pun kembali ke aktifitas seperti biasanya, yaitu bertani.
Karena monyet kini telah langka, harga monyet pun meroket naik hingga
Rp 150,000,- / ekornya. Tapi tetap saja monyet sudah sangat sulit
dicari.
Sekali lagi si Orang Kaya mengumumkan kepada penduduk desa bahwa ia
akan membeli monyet dengan harga Rp 500,000,- per ekor!
Namun, karena si Orang Kaya harus pergi ke kota karena urusan bisnis,
Asisten pribadinya akan menggantikan sementara atas namanya.
Dengan tiada kehadiran si Orang Kaya, si Asisten pun berkata pada
penduduk desa: "Lihatlah monyet-monyet yang ada di kurungan besar yang
dikumpulkan oleh si orang kaya itu. Saya akan menjual monyet-monyet
itu kepada kalian dengan harga Rp 350,000,- / ekor dan saat si Orang
Kaya kembali, kalian bisa menjualnya kembali ke si Orang Kaya dengan
harga Rp 500,000,-
Bagaimana...?"
Akhirnya, penduduk desa pun mengumpulkan uang simpanan mereka dan
membeli semua monyet yang ada di kurungan.
Namun...
Kemudian...
Mereka tak pernah lagi melihat si Orang Kaya maupun si Asisten di desa itu!
Selamat datang di Wall Street..!
Inilah yang dikatakan orang "Monkey Bussiness"!
Hati-hati Sahabat....... jangan terjebak "Monkey Business"...
Seperti ikan Arwana,
Seperti ikan Lohan,
Seperti batu Akik,
Seperti bunga gelombang cinta,
Seperti burung love bird .. dan banyak lagi.
Strategi seperti ini biasanya di lengkapi juga dengan propaganda bisnis yang luar biasa dengan cara pameran2 dan event2 besar dengan harga2 yang menggiurkan sehingga masyarakat banyak yang tertarik untuk ikut bermain di dalamnya padahal di event2 itu aktornya adalah para orang2 kapitalis yang bersandiwara untuk memikat masyarakat banyak.
Seperti semua barang yang kita beli tetapi bukan karena kita membutuhkan nya......
Anda termasuk mana? Si Orang Kaya (Pengusaha) atau Penduduk Desa? Pilihlah dengan Bijaksana.
Semoga bermanfaat πππΌ
(Jangan tertipu bisnis spt ini)
Suatu hari di sebuah desa, seorang yang kaya raya mengumumkan akan membeli monyet dengan harga Rp. 50,000,- per ekor. Padahal monyet disana sama sekali tak ada harganya karena jumlahnya yang banyak dan kerap dianggap sebagai hama pemakan tanaman buah-buahan.
Para penduduk desa yang menyadari bahwa banyak monyet disekitar desa
pun kemudian mulai masuk hutan dan menangkapinya satu persatu.
Kemudian si Orang Kaya membeli ribuan ekor monyet dengan harga Rp
50,000,- . Karena penangkapan secara besar-besaran akhirnya
monyet-monyet semakin sulit dicari, penduduk desa pun menghentikan
usahanya untuk menangkapi monyet-monyet tersebut..
Maka si Orang Kaya pun sekali lagi kembali untuk mengumumkan akan
membeli monyet dengan harga Rp 100,000 per ekor. Tentu saja hal ini
memberi semangat dan "angin segar" bagi penduduk desa untuk kemudian mulai untuk menangkapi monyet lagi. Tak berapa lama, jumlah monyet pun semakin sedikit dari hari ke hari dan semakin sulit dicari, kemudian penduduk pun kembali ke aktifitas seperti biasanya, yaitu bertani.
Karena monyet kini telah langka, harga monyet pun meroket naik hingga
Rp 150,000,- / ekornya. Tapi tetap saja monyet sudah sangat sulit
dicari.
Sekali lagi si Orang Kaya mengumumkan kepada penduduk desa bahwa ia
akan membeli monyet dengan harga Rp 500,000,- per ekor!
Namun, karena si Orang Kaya harus pergi ke kota karena urusan bisnis,
Asisten pribadinya akan menggantikan sementara atas namanya.
Dengan tiada kehadiran si Orang Kaya, si Asisten pun berkata pada
penduduk desa: "Lihatlah monyet-monyet yang ada di kurungan besar yang
dikumpulkan oleh si orang kaya itu. Saya akan menjual monyet-monyet
itu kepada kalian dengan harga Rp 350,000,- / ekor dan saat si Orang
Kaya kembali, kalian bisa menjualnya kembali ke si Orang Kaya dengan
harga Rp 500,000,-
Bagaimana...?"
Akhirnya, penduduk desa pun mengumpulkan uang simpanan mereka dan
membeli semua monyet yang ada di kurungan.
Namun...
Kemudian...
Mereka tak pernah lagi melihat si Orang Kaya maupun si Asisten di desa itu!
Selamat datang di Wall Street..!
Inilah yang dikatakan orang "Monkey Bussiness"!
Hati-hati Sahabat....... jangan terjebak "Monkey Business"...
Seperti ikan Arwana,
Seperti ikan Lohan,
Seperti batu Akik,
Seperti bunga gelombang cinta,
Seperti burung love bird .. dan banyak lagi.
Strategi seperti ini biasanya di lengkapi juga dengan propaganda bisnis yang luar biasa dengan cara pameran2 dan event2 besar dengan harga2 yang menggiurkan sehingga masyarakat banyak yang tertarik untuk ikut bermain di dalamnya padahal di event2 itu aktornya adalah para orang2 kapitalis yang bersandiwara untuk memikat masyarakat banyak.
Seperti semua barang yang kita beli tetapi bukan karena kita membutuhkan nya......
Anda termasuk mana? Si Orang Kaya (Pengusaha) atau Penduduk Desa? Pilihlah dengan Bijaksana.
Semoga bermanfaat πππΌ
Selasa, 19 September 2017
20 MAJOR RISKS
*20 MAJOR RISKS TO GLOBAL FINANCIAL MARKETS IN THE COMING YEARS (MEDIUM TO LONG TERM)*
1. Most people will stop buying cars in a decade-and-a-half ( a prediction that 95 percent of all US passenger miles traveled will be addressed by fleets, not individuals, by 2030).
2. People will increase renting of assets (over buying these) because they will never be sure of where they would be living a few years hence.
3. The cost of commute will become the 'next telecom' (virtually free, that is).
4. Most cars will be made from recycled steel, as a result of which, ore companies will go belly-up.
5. The large steel sector debt will not be able to be returned to banks.
6. Electric cars, with around 18 moving parts compared with 10,000 for the usual petrol-driven variety, would accelerate the death of the automobile components industry.
7. The demise of the auto component industry will affect the global alloys steel sector (including ore and ferro alloys).
8. Oil behemoths will not be able to repay their loans if oil consumption declined (elimination unlikely).
9. Electric vehicles will come with an unlimited warranty. Which means that after you once buy a vehicle, you would not need to buy another, ever.
10. Oil-based economies (Saudi Arabia, Iran, Iraq, Russia, Nigeria etc) will go into a crisis.
11. Some of the funding coming out of these countries (read what you will into this) will disappear and the world will become a more peaceful place.
12. Cash-rich automotive lubricant companies will discover there is nothing to really lubricate.
13. 3D printing will even out the wage arbitrage between developed and developing nations.
14. Robotisation (or artificial intelligence) will clean out jobs (as it has in the banking sector, where business has grown disproportionately faster than recruitment)
15. A number of skills will become obsolete (microsurgical, for instance) because a robot will do it better.
16. Renewable energy will kick-start a long-term coal decline.
17. Large coal behemoths employing thousands will file for bankruptcy (already happening).
18. Banks will become a concept rather than a place, banks will become more about systems than people.
19. The world will move towards deflation arising out of an abundance of money and relatively limited spending.
20. The new retirement age will become 50 years (average).
Ini ada gratisan pdf ππ
Dear All,
In need of any book(.pdf) relating to any subject/field or topic?
Go to your browser and type:
www.pdfdrive.net
You will get access to millions of books you need, for free.
Unlimited downloads.
You may browse by title or author, etc.
Currently 289,376,478 books are available for free and every minute, around 50 new books are added to the database.
All downloads are freeπ.
Spread this message....
Translate/terjemahan
* 20 RESIKO UTAMA TERHADAP PASAR KEUANGAN GLOBAL DI TAHUN YANG DITERIMA (MEDIUM TERHADAP JANGKA PANJANG) *
1. Kebanyakan orang akan berhenti membeli mobil dalam satu dekade dan setengah (sebuah prediksi bahwa 95 persen dari semua penumpang AS yang bepergian akan ditangani oleh armada, bukan perorangan, pada tahun 2030).
2. Orang akan meningkatkan rentenir aset (lebih dari membeli ini) karena mereka tidak akan pernah yakin di mana mereka akan tinggal beberapa tahun kemudian.
3. Biaya bolak-balik akan menjadi 'telekomunikasi berikutnya' (hampir gratis, yaitu).
4. Sebagian besar mobil akan dibuat dari baja daur ulang, sebagai akibatnya, perusahaan bijih akan mengalami masalah perut.
5. Utang sektor baja yang besar tidak akan bisa dikembalikan ke bank.
6. Mobil listrik, dengan sekitar 18 bagian yang bergerak dibandingkan dengan 10.000 untuk variasi bensin biasa, akan mempercepat kematian industri komponen mobil.
7. Kematian industri komponen mobil akan mempengaruhi sektor baja paduan global (termasuk paduan bijih dan ferro).
8. Minyak raksasa tidak akan mampu melunasi pinjaman mereka jika konsumsi minyak menurun (eliminasi tidak mungkin).
9. Kendaraan listrik akan datang dengan garansi tak terbatas. Yang berarti setelah Anda membeli kendaraan, Anda tidak perlu membeli yang lain lagi.
10. Ekonomi berbasis minyak (Arab Saudi, Iran, Irak, Rusia, Nigeria dll) akan mengalami krisis.
11. Beberapa dana yang keluar dari negara-negara ini (baca apa yang akan Anda lakukan) akan hilang dan dunia akan menjadi tempat yang lebih damai.
12. Perusahaan pelumas otomotif kaya kas akan menemukan bahwa tidak ada yang benar-benar melumasi.
13. Pencetakan 3D bahkan akan mengeluarkan arbitrase upah antara negara maju dan negara berkembang.
14. Robotication (atau kecerdasan buatan) akan membersihkan pekerjaan (seperti yang terjadi di sektor perbankan, di mana bisnis telah berkembang secara tidak proporsional lebih cepat daripada perekrutan)
15. Sejumlah keterampilan akan menjadi usang (microsurgical, misalnya) karena robot akan melakukannya dengan lebih baik.
16. Energi terbarukan akan memulai penurunan batu bara jangka panjang.
17. raksasa batubara besar yang mempekerjakan ribuan orang akan mengajukan kebangkrutan (sudah terjadi).
18. Bank akan menjadi konsep dan bukan tempat, bank akan menjadi lebih banyak tentang sistem daripada orang.
19. Dunia akan bergerak menuju deflasi yang timbul dari kelimpahan uang dan pengeluaran yang relatif terbatas.
20. Usia pensiun baru akan menjadi 50 tahun (rata-rata).
Ini ada gratisan pdf ππ
Dear All,
Membutuhkan buku (.pdf) berkaitan dengan subjek / bidang atau topik apa?Buka browser dan ketik:www.pdfdrive.netAnda akan mendapatkan akses ke jutaan buku yang Anda butuhkan, gratis.Download tak terbatasAnda dapat menelusuri berdasarkan judul atau pengarang, dll.Saat ini 289.376.478 buku tersedia secara gratis dan setiap menit, sekitar 50 buku baru ditambahkan ke database.Semua unduhan gratisπ.Sebarkan pesan ini ....
1. Most people will stop buying cars in a decade-and-a-half ( a prediction that 95 percent of all US passenger miles traveled will be addressed by fleets, not individuals, by 2030).
2. People will increase renting of assets (over buying these) because they will never be sure of where they would be living a few years hence.
3. The cost of commute will become the 'next telecom' (virtually free, that is).
4. Most cars will be made from recycled steel, as a result of which, ore companies will go belly-up.
5. The large steel sector debt will not be able to be returned to banks.
6. Electric cars, with around 18 moving parts compared with 10,000 for the usual petrol-driven variety, would accelerate the death of the automobile components industry.
7. The demise of the auto component industry will affect the global alloys steel sector (including ore and ferro alloys).
8. Oil behemoths will not be able to repay their loans if oil consumption declined (elimination unlikely).
9. Electric vehicles will come with an unlimited warranty. Which means that after you once buy a vehicle, you would not need to buy another, ever.
10. Oil-based economies (Saudi Arabia, Iran, Iraq, Russia, Nigeria etc) will go into a crisis.
11. Some of the funding coming out of these countries (read what you will into this) will disappear and the world will become a more peaceful place.
12. Cash-rich automotive lubricant companies will discover there is nothing to really lubricate.
13. 3D printing will even out the wage arbitrage between developed and developing nations.
14. Robotisation (or artificial intelligence) will clean out jobs (as it has in the banking sector, where business has grown disproportionately faster than recruitment)
15. A number of skills will become obsolete (microsurgical, for instance) because a robot will do it better.
16. Renewable energy will kick-start a long-term coal decline.
17. Large coal behemoths employing thousands will file for bankruptcy (already happening).
18. Banks will become a concept rather than a place, banks will become more about systems than people.
19. The world will move towards deflation arising out of an abundance of money and relatively limited spending.
20. The new retirement age will become 50 years (average).
Ini ada gratisan pdf ππ
Dear All,
In need of any book(.pdf) relating to any subject/field or topic?
Go to your browser and type:
www.pdfdrive.net
You will get access to millions of books you need, for free.
Unlimited downloads.
You may browse by title or author, etc.
Currently 289,376,478 books are available for free and every minute, around 50 new books are added to the database.
All downloads are freeπ.
Spread this message....
Translate/terjemahan
* 20 RESIKO UTAMA TERHADAP PASAR KEUANGAN GLOBAL DI TAHUN YANG DITERIMA (MEDIUM TERHADAP JANGKA PANJANG) *
1. Kebanyakan orang akan berhenti membeli mobil dalam satu dekade dan setengah (sebuah prediksi bahwa 95 persen dari semua penumpang AS yang bepergian akan ditangani oleh armada, bukan perorangan, pada tahun 2030).
2. Orang akan meningkatkan rentenir aset (lebih dari membeli ini) karena mereka tidak akan pernah yakin di mana mereka akan tinggal beberapa tahun kemudian.
3. Biaya bolak-balik akan menjadi 'telekomunikasi berikutnya' (hampir gratis, yaitu).
4. Sebagian besar mobil akan dibuat dari baja daur ulang, sebagai akibatnya, perusahaan bijih akan mengalami masalah perut.
5. Utang sektor baja yang besar tidak akan bisa dikembalikan ke bank.
6. Mobil listrik, dengan sekitar 18 bagian yang bergerak dibandingkan dengan 10.000 untuk variasi bensin biasa, akan mempercepat kematian industri komponen mobil.
7. Kematian industri komponen mobil akan mempengaruhi sektor baja paduan global (termasuk paduan bijih dan ferro).
8. Minyak raksasa tidak akan mampu melunasi pinjaman mereka jika konsumsi minyak menurun (eliminasi tidak mungkin).
9. Kendaraan listrik akan datang dengan garansi tak terbatas. Yang berarti setelah Anda membeli kendaraan, Anda tidak perlu membeli yang lain lagi.
10. Ekonomi berbasis minyak (Arab Saudi, Iran, Irak, Rusia, Nigeria dll) akan mengalami krisis.
11. Beberapa dana yang keluar dari negara-negara ini (baca apa yang akan Anda lakukan) akan hilang dan dunia akan menjadi tempat yang lebih damai.
12. Perusahaan pelumas otomotif kaya kas akan menemukan bahwa tidak ada yang benar-benar melumasi.
13. Pencetakan 3D bahkan akan mengeluarkan arbitrase upah antara negara maju dan negara berkembang.
14. Robotication (atau kecerdasan buatan) akan membersihkan pekerjaan (seperti yang terjadi di sektor perbankan, di mana bisnis telah berkembang secara tidak proporsional lebih cepat daripada perekrutan)
15. Sejumlah keterampilan akan menjadi usang (microsurgical, misalnya) karena robot akan melakukannya dengan lebih baik.
16. Energi terbarukan akan memulai penurunan batu bara jangka panjang.
17. raksasa batubara besar yang mempekerjakan ribuan orang akan mengajukan kebangkrutan (sudah terjadi).
18. Bank akan menjadi konsep dan bukan tempat, bank akan menjadi lebih banyak tentang sistem daripada orang.
19. Dunia akan bergerak menuju deflasi yang timbul dari kelimpahan uang dan pengeluaran yang relatif terbatas.
20. Usia pensiun baru akan menjadi 50 tahun (rata-rata).
Ini ada gratisan pdf ππ
Dear All,
Membutuhkan buku (.pdf) berkaitan dengan subjek / bidang atau topik apa?Buka browser dan ketik:www.pdfdrive.netAnda akan mendapatkan akses ke jutaan buku yang Anda butuhkan, gratis.Download tak terbatasAnda dapat menelusuri berdasarkan judul atau pengarang, dll.Saat ini 289.376.478 buku tersedia secara gratis dan setiap menit, sekitar 50 buku baru ditambahkan ke database.Semua unduhan gratisπ.Sebarkan pesan ini ....
Kamis, 31 Agustus 2017
MENCEGAH INSIDENT PEKERJA TAMBANG
ISTILAH AMAN DI TAMBANG
----------------------------------------------------------
*Take 5 atau SLAMS*
Take 5 atau SLAMS adalah istilah yg umum bagi pekerja tambang untuk bekerja aman dan kembali kerumah dengan selamat.
*Apa itu SLAMS?*
*S = STOP*
Berhenti? Ya, Berhenti atau Diam.
Sebelum bekerja diam lah sejenak. Panjatkan doa kepada Allah yg Maha Memberikan Keselamatan.
Siapkan dan satukan pikiran dan perasaan sebelum bekerja.
*L = LOOK*
Lihat atau Amati.
Apa yg dilihat atau diamati?
Lihatlah dan amatilah apakah ada bahaya yg mengancam selama pekerjaan yg akan kita lakukan.
Bagi operator, lakukan P2H dengan benar dan jujur.
Bagi mekanik dan lainnya, lakukan pemeriksaan lingkungan kerja dan tool yg akan digunakan.
Apa contoh bahaya di kendaraan, unit, tool dan lingkungan kerja?
Kondisi Ban/ Tyre sdh gundul.
Rem yg tidak berfungsi.
Sling belt yg sudah berserabut.
Ada keretakan di disposal.
Jalan yg sudah putus tidak diberikade.
Tanggul dumping di disposal tidak ada.
*A = ASSESS*
Nilai
Nilai resiko yg ditimbulkan dari bahaya bahaya yg didapat dari melihat atau mengamati kendaraan,unit, tool dan lingkungan kerja tadi.
Bila resikonya bernilai tinggi, atau bisa mengakibatkan kematian buat kita dan orang lain, jangan teruskan pekerjaan. Lapor ke pengawas.
Bagaimana cara menilai resiko dari suatu bahaya?
1. Lihat keparahan (di safety disebut Severity/S) dari resiko yg timbul dari bahaya tsb. Bila mengakibatkan Kematian, maka levelnya tinggi. Demikian sebaliknya.
Contoh:
Rem tidak berfungsi, ini dapat mengakibatkan kecelakaan yg berakibat Kematian. Maka nilainya tinggi.
2. Lihat kekerapannya (di safety disebut Frequency/ F) dari resiko yg ditimbulkan dari bahaya tsb. Bila kondisi bahaya tsb sangat sering mengakibatkan orang celaka/kematian, maka nilainya tinggi.
Contoh:
Rem yg tidak berfungsi tadi sangat sering mengakibatkan kecelakaan fatal, maka nilainya tinggi.
Jadi kalau S tinggi x F tinggi = Sangat Beresiko, maka jangan lanjutkan pekerjaan, segeralah lapor ke pengawas.
*M = MANAGE*
Kendalikan.
Apa yg dikendalikan?
Bersama pengawas kendalikan resiko yg bernilai tinggi dari bahaya yg ada tadi menjadi rendah resikonya.
Bersama pengawas gunakan 5 Hirarki Kontrol Resiko: Eliminasi, Substitusi, Rekayasa Enginering, Administrasi (Prosedur, IK dan Standar) dan APD.
Sehingga pekerjaan yg akan kita lakukan aman bagi kita dan aman bagi orang lain serta aman bagi lingkungan kerja.
Contoh:
- Rem yg tidak berfungsi, hilangkan sumber bahaya dengan melakukan perbaikan rem ke bengkel.
- Jalan putus ya dilakukan rekayasa dengan membuat tanggul shg jalan tsb tertutup, sehingga tidak bisa lagi dilewati lagi. Dan ditambah administrasi dengan memberikan Rambu Dilarang Masuk.
* S = Safely; Do the task Safely*
Ya, lakukan pekerjaan dengan aman. Tidak usah terburu buru, selesaikan pekerjaan dengan tenang, aman dan laporkan hasil pekerjaan ke atasan bila selesai mengerjakan tugas.
Pulanglah ke rumah, temui keluarga dengan senyuman.
Senantiasa bersyukurlah kepada Allah atas keberkahan yg diberikan-Nya selama kita bekerja dan berkumpul dengan keluarga nantinya.
----------------------------------------------------------
*Take 5 atau SLAMS*
Take 5 atau SLAMS adalah istilah yg umum bagi pekerja tambang untuk bekerja aman dan kembali kerumah dengan selamat.
*Apa itu SLAMS?*
*S = STOP*
Berhenti? Ya, Berhenti atau Diam.
Sebelum bekerja diam lah sejenak. Panjatkan doa kepada Allah yg Maha Memberikan Keselamatan.
Siapkan dan satukan pikiran dan perasaan sebelum bekerja.
*L = LOOK*
Lihat atau Amati.
Apa yg dilihat atau diamati?
Lihatlah dan amatilah apakah ada bahaya yg mengancam selama pekerjaan yg akan kita lakukan.
Bagi operator, lakukan P2H dengan benar dan jujur.
Bagi mekanik dan lainnya, lakukan pemeriksaan lingkungan kerja dan tool yg akan digunakan.
Apa contoh bahaya di kendaraan, unit, tool dan lingkungan kerja?
Kondisi Ban/ Tyre sdh gundul.
Rem yg tidak berfungsi.
Sling belt yg sudah berserabut.
Ada keretakan di disposal.
Jalan yg sudah putus tidak diberikade.
Tanggul dumping di disposal tidak ada.
*A = ASSESS*
Nilai
Nilai resiko yg ditimbulkan dari bahaya bahaya yg didapat dari melihat atau mengamati kendaraan,unit, tool dan lingkungan kerja tadi.
Bila resikonya bernilai tinggi, atau bisa mengakibatkan kematian buat kita dan orang lain, jangan teruskan pekerjaan. Lapor ke pengawas.
Bagaimana cara menilai resiko dari suatu bahaya?
1. Lihat keparahan (di safety disebut Severity/S) dari resiko yg timbul dari bahaya tsb. Bila mengakibatkan Kematian, maka levelnya tinggi. Demikian sebaliknya.
Contoh:
Rem tidak berfungsi, ini dapat mengakibatkan kecelakaan yg berakibat Kematian. Maka nilainya tinggi.
2. Lihat kekerapannya (di safety disebut Frequency/ F) dari resiko yg ditimbulkan dari bahaya tsb. Bila kondisi bahaya tsb sangat sering mengakibatkan orang celaka/kematian, maka nilainya tinggi.
Contoh:
Rem yg tidak berfungsi tadi sangat sering mengakibatkan kecelakaan fatal, maka nilainya tinggi.
Jadi kalau S tinggi x F tinggi = Sangat Beresiko, maka jangan lanjutkan pekerjaan, segeralah lapor ke pengawas.
*M = MANAGE*
Kendalikan.
Apa yg dikendalikan?
Bersama pengawas kendalikan resiko yg bernilai tinggi dari bahaya yg ada tadi menjadi rendah resikonya.
Bersama pengawas gunakan 5 Hirarki Kontrol Resiko: Eliminasi, Substitusi, Rekayasa Enginering, Administrasi (Prosedur, IK dan Standar) dan APD.
Sehingga pekerjaan yg akan kita lakukan aman bagi kita dan aman bagi orang lain serta aman bagi lingkungan kerja.
Contoh:
- Rem yg tidak berfungsi, hilangkan sumber bahaya dengan melakukan perbaikan rem ke bengkel.
- Jalan putus ya dilakukan rekayasa dengan membuat tanggul shg jalan tsb tertutup, sehingga tidak bisa lagi dilewati lagi. Dan ditambah administrasi dengan memberikan Rambu Dilarang Masuk.
* S = Safely; Do the task Safely*
Ya, lakukan pekerjaan dengan aman. Tidak usah terburu buru, selesaikan pekerjaan dengan tenang, aman dan laporkan hasil pekerjaan ke atasan bila selesai mengerjakan tugas.
Pulanglah ke rumah, temui keluarga dengan senyuman.
Senantiasa bersyukurlah kepada Allah atas keberkahan yg diberikan-Nya selama kita bekerja dan berkumpul dengan keluarga nantinya.
Sabtu, 19 Agustus 2017
MERGA-MERGA RAS ASAL KUTA SUKU KARO
Merga Karo terdapat lima kelompok suku Karo, yaitu: Karokaro, Ginting, Tarigan, Sembiring, dan Perangin-angin.
Klan (nama keluarga) dalam suku bangsa Karo disebut merga berbeda halnya dengan suku bangsa Batak (Silindung-Samosir-Humbang-Toba) yang disebut dengan marga.
Cabang-cabang merga suku Karo dan persebarannya.
A. Merga Karokaro dan cabang-cabangnya
Karokaro Sinuraya di Singgamanik, Bunuraya dan Kandibata
Karokaro Surbakti di Surbakti dan Gajah.
Karokaro Kacaribu di Kutagerat dan Kerapat
Karokaro Sinukaban di Kaban dan Sumbul.
Karokaro Barus di Barus Jahe, Pitu Kuta.
Karokaro Simbulan di Bulanjulu dan Bulanjahe.
Karokaro Jung di Kutanangka, Kalang, Perbesi, dan Batukarang.
Karokaro Purba di Kabanjahe, Berastagi, dan Lau Cih (Deli Hulu).
Karokaro Ketaren di Raya, Ketaren Sibolangit, dan Pertampilen.
Karokaro Gurusinga di Gurusinga dan Rajaberneh.
Karokaro Kaban di Pernantin, Kabantua, Bintang Meriah, Buluh Naman, dan L. Lingga.
Karokaro Sinuhaji di Ajisiempat.
Karokaro Sekali di Seberaya.
Karokaro Kemit di Kuta Bale.
Karokaro Bukit di Bukit dan Buluh Awar.
Karokaro Sinulingga di Lingga, Bintang Meriah, dan Gunung Merlawan.
Karokaro Samura di Samura.
Karokaro Sitepu di Naman dan Sukanalu
B. Merga Ginting dan cabang-cabangnya
Ginting Munte di Kutabangun, Ajinembah, Kubu, Dokan, Tanggung, Munte, Rajatengah, dan Bulan Jahe.
Ginting Babo di Gurubenua, Munte, dan Kutagerat.
Ginting Sugihen di Sugihen, Juhar, dan Kutagunung.
Ginting Gurupatih di Buluh Naman, Sarimunte, Naga, dan Lau Kapur.
Ginting Ajartambun di Rajamerahe.
Ginting Capah di Bukit dan Kalang.
Ginting Beras di Laupetundal.
Ginting Garamata di (Simarmata) Raja Tengah, Tengging.
Ginting Jadibata di Juhar.
Ginting Suka Ajartambun di Rajamerahe.
Ginting Manik di Tengging dan Lingga.
Ginting Sinusinga di Singa.
Ginting Jawak di Cingkes (?)
Ginting Seragih di Lingga Julu.
Ginting Tumangger di Kidupen dan Kemkem.
Ginting Pase di …. (lenyap?)
C. Merga Tarigan dan Cabang-cabangnya
Tarigan Sibero di Juhar, Kutaraja, Keriahen, Munte, Tanjung Beringin, Selakar, dan Lingga.
Tarigan Tambak di Kebayaken dan Sukanalu.
Tarigan Silangit di Gunung Meriah.
Tarigan Tua di Pergendangen, Talimbaru.
Tarigan Tegur di Suka.
Tarigan Gersang di Nagasaribu dan Berastepu.
Tarigan Gerneng di Cingkes (Simalungun).
Tarigan Gana-gana di Batukarang.
Tarigan Jampang di Pergendangen.
Tarigan Tambun di Rakutbesi, Binangara, Sinaman dll.
Tarigan Bondong di Lingga.
Tarigan Pekan (Cabang dari Tambak) di Sukanalu
Tarigan Purba di Purba (Simalungun)
D. Merga Sembiring dan Cabang-cabangnya
I. Sembiring Siman biang (Tidak biasa kawin campur darah dengan cabang Sembiring lainnya, artinya: tidak diperbolehkan perkawinan dengan sesama merga Sembiring).
Sembiring Kembaren di Samperaya dan hampir di seluruh urung Liang Melas.
Sembiring Sinulaki di Silalahi.
Sembiring Keloko di Pergendangen.
Sembiring Sinupayung di Juma Raja dan Negeri
II. Sembiring Simantangken biang (ada dilakukan perkawinan antara cabang merga Sembiring)
Sembiring Colia di Kubucolia dan Seberaya.
Sembiring Pandia di Seberaya, Payung, dan Beganding.
Sembiring Gurukinayan di Gurukinayan.
Sembiring Berahmana di Kabanjahe, Perbesi, dan Limang.
Sembiring Meliala di Sarinembah, Munte Rajaberneh, Kedupen, Kabanjahe, Naman, Berastepu, dan Biaknampe.
Sembiring Pande Bayang di Buluh Naman dan Gurusinga.
Sembiring Tekang di Kaban.
Sembiring Muham di Susuk dan Perbesi.
Sembiring Depari di Seberaya, Perbesi, dan Munte.
Sembiring Pelawi di Ajijahe, Perbaji, Kandibata, dan Hamparan Perak (Deli).
Sembiring Busuk di Kidupen dan Lau Perimbon.
Sembiring Sinukapar di Pertumbuken, Sidikalang(?) Sarintono.
Sembiring Keling di Juhar dan Rajatengah.
Sembiring Bunuh Aji di Sukatepu, Kutatonggal, dan Beganding
E. Merga Peranginangin dan cabang-cabangnya
Peranginangin Namohaji di Kutabuluh.
Peranginangin Sukatendel di Sukatendel.
Peranginangin Mano di Pergendangen.
Peranginangin Sebayang di Perbesi, Kuala, gunung dan Kuta Gerat.
Peranginangin Pencawan di Perbesi.
Peranginangin Sinurat di Kerenda.
Peranginangin Perbesi di Seberaya.
Peranginangin Ulunjandi di Juhar.
Peranginangin Penggarus di Susuk.
Peranginangin Pinem di Serintono (Sidikalang).
Peranginangin Uwir di Singgamanik.
Peranginangin Laksa di Juhar.
Peranginangin Limbeng di Kuta Jurung, Biru-Biru, Deli Serdang.
Peranginangin Singarimbun di Mardinding , Kutambaru dan Temburun.
Peranginangin Keliat di Mardinding.
Peranginangin Kacinambun di Kacinambun.
Peranginangin Bangun di Batukarang.
Peranginangin Tanjung di Penampen dan Berastepu.
Peranginangin Benjerang di Batukarang
Sebagian dari marga Peranginangin dan Sembiring dapat kawin sesamanya (antar cabang merga). Ada pula merga yang melakukan Sejandi yaitu perjanjian tidak saling mengambil atau tidak mengadakan perkawinan antar merga bersangkutan, misalnya : antara Sembiring Tekang dengan Karokaro Sinulingga dan antara Karokaro Sitepu dengan Peranginangin Sebayang.
Langganan:
Postingan (Atom)